Syarat & Tabel Angsuran KUR BRI Syariah 2019

Dipublikasikan oleh Munandar pada

BRI Syariah sebagai satu-satunya perbankan berbasis syariah yang dipercaya untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tabel KUR BRI Syariah 2019 bisa Anda dapatkan melalui kantor cabang terdekat. Demkian pengajuan dengan mengisi formulir permohonan serta melengkapi syarat. Tahun ini bunga KUR ditetapkan 7% efektif per tahun atau setara dengan 0,3% flat per bulan. Terdapat dua jenis pembiayaan yang ditawarkan oleh BRIS yakni KUR Mikro dan KUR Kecil atau yang dulunya bernama KUR Ritel. Bagi Anda yang berminat mengajukan Kredit Usaha Rakyat di tahun ini. Silakan simak syarat dan tabel angsuran KUR BRI Syariah 2019 dengan margin atau bunga 0,3% pada ulasan di bawah ini.

KUR Bank BRI Syariah 2019

Mengingat BRI Syariah merupakan perbankan yang melaksanakan unit usaha syariah. Pada beberapa daerah mungkin ada yang menyebut Kredit Usaha Rakyat sebagai Pembiayaan Usaha Rakyat (PUR). Meski demikian pada dasarnya produk pembiayaan tersebut sama. Yakni program yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia melalui Komite KUR di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Bank BRI Syariah sendiri menyalurkan dua jenis Kredit Usaha Rakyat.

1. KUR Mikro iB

KUR Mikro adalah fasilitas pembiayaan modal kerja dan investasi yang diberikan kepada pelaku usaha produktif yang layak. Pinjaman ini bisa diajukan dengan nominal maksimal Rp 25 juta. Jangka waktu paling lama 3 (tiga) tahun sebagai modal kerja dan maksimal 5 (lima) tahun sebagai pembiayaan investasi. Untuk mengetahui simulasi cicilan bulanan Anda bisa melihat brosur atau tabel angsuran KUR BRI Syariah 2019.

KUR Mikro iB diberikan dengan limit maksimal Rp 25 juta per debitur. Tenor pembiayaan yang bisa diambil maksimal 3 tahun jika diperuntukkan sebagai modal kerja dan maksimal 5 tahun jika dipakai buat investasi. KUR Mikro iB diberikan dengan margin 7% per tahun atau sekitar 0,3 sekian persen flat per bulan.

Bagi Anda yang ingin mengakses pembiayaan PUR atau KUR Mikro iB 2019, ada ketentuan utama yang wajib dipenuhi. Ketentuan utama calon debitur Kredit Usaha Mikro dengan plafon maksimal Rp 25 juta bisa dilihat berikut ini.

  • Merupakan pelaku usaha produktif yang layak menerima pembiayaan KUR.
  • Nasabah telah menggeluti usahanya minimal selama enam bulan.
  • Nasabah tidak sedang menikamati fasilitas pembiayaan ataupun kredit dari perbankan lain kecuali Kartu Kredit, KPR, atau KKB.
  • Calon penerima pembiayaan wajib mengisi formulir permohonan dan melengkapi dokumen administrasi berupa fotokopi KTP, KK, dan Surat Izin Usaha.

2. KUR Kecil iB

Sedangkan yang dimaksud KUR Kecil adalah fasilitas pembiayaan di atas Rp 25 juta hingga Rp 200 juta. Adapun jangka waktu pembiayaan maksimal yang dapat diambil yakni 4 (empat) tahun sebagai modal kerja. Dan maksimal 5 (lima) tahun sebagai pembiayaan investasi.

KUR Kecil iB BRI Syariah ditawarkan dengan limit di atas Rp 25 juta hingga Rp 200 juta per debitur. Fasilitas ini bisa Anda ajukan dengan tenor paling lama 4 tahun sebagai pembiayaan modal kerja dan maksimal 5 tahun sebagai pembiayaan investasi.

KUR iB diberikan dengan margin 7% per tahun dan bisa diajukan dengan jaminan berupa Sertifikat Rumah/ Tanah, maupun BPKB Mobil.

Jika Anda berniat mengajukan KUR Syariah dengan nominal di atas Rp 25 juta hingga Rp 200 juta. Silakan perhatikan persyaratan yang diperlukan. Berikut beberapa syarat yang perlu Anda persiapkan.

  • Merupakan pelaku usaha produktif yang layak menerima pembiayaan KUR.
  • Nasabah telah menggeluti usahanya minimal selama enam bulan.
  • Nasabah tidak sedang menikmati fasilitas pembiayaan ataupun kredit dari perbankan lain kecuali Kartu Kredit, KPR, atau KKB.
  • Nasabah memiliki surat izin usaha mikro dan kecil (IUMK) atau surat keterangan usaha lain yang setara.
  • Calon penerima pembiayaan wajib mengisi formulir permohonan dan melengkapi dokumen administrasi berupa fotokopi KTP, KK, dan Surat Izin Usaha, serta bukti legalitas jaminan.

Baca: Tabel Angsuran KUR BPD Bali 2019

Tabel Angsuran KUR Mikro BRI Syariah 2019

Selain memahami ketentuan dan persyaratan. Sebelum mengajukan pembiayaan tidak ada salahnya terlebih dahulu kita lihat tabel Kredit Usaha Rakyat dari Bank BRI Syariah yang terdapat pada brosur di bawah ini.

Tabel Angsuran KUR Mikro BRI Syariah 2019/ 2020
Tabel Angsuran KUR Mikro BRI Syariah 2019

Brosur di atas menampilkan simulasi cicilan bulanan yang wajib dibayarkan nasabah jika mengajukan pembiayaan KUR Mikro.

Tabel KUR Kecil BRI Syariah 2019

Sementara itu, bila Anda ingin mengajukan pembiayaan di atas Rp 25 juta mungkin Rp 50 juta, atau Rp 100 juta. Bisa melihat tabel angsuran KUR BRI Syariah di bawah ini.

Tabel Angsuran KUR Kecil BRI Syariah 2019/ 2020
Tabel Angsuran KUR Kecil BRI Syariah 2019

Perbedaan KUR Syariah dan Konvensional

Banyak masyarakat yang bertanya-tanya apa sih bedanya pinjaman KUR di BRI dan BRI Syariah? Secara prinsip kedua perbankan tersebut memiliki unit usaha berbeda sehingga memiliki perbedaan pula pada akad yang dipergunakan.

Jika Anda mengajukan KUR di Bank BRI akad kredit akan dilakukan secara konvensional. Sehingga terdapat suku bunga sebesar 7% per tahun atau setera dengan 0,3% flat per bulan.

Sedangkan akad dalam Kredit Usaha Rakyat BRI Syariah menggunakan akad Murabahah atau yang lebih dikenal dengan sebutan akad jual beli. Dengan margin bagi hasil (keuntungan pihak Bank) 7% efektif per tahun atau 0,3% flat per bulan.

Bagi sebagian masyarakat muslim perbedaan akad jual beli dan pinjam meminjam sangat berdampak terhadap prinsip yang mereka anut. Dengan memanfaatkan akad jual beli pada KUR BRI Syariah 2019 diyakini tidak menimbulkan riba pada transaksi antara bank dan nasabah.


Munandar

Mengawali karier sebagai seorang Marketing KTA memaksa saya harus terjun ke dunia digital hingga terdampar di sini. Simak terus tips dalam coretan saya di hiduphemat.com.