9 Pinjaman Syariah Online Terbaik 2019

Dipublikasikan oleh Munandar pada

Pinjaman syariah online menjadi alternatif pinjam meminjam tanpa riba yang mudah kita temukan. Otoritas Jasa Keuangan telah mencatat 9 fintech syariah yang terdaftar dan berizin hingga Agustus 2019. Delapan diantaranya full menawarkan pinjaman syariah online, sedangkan satu lagi menawarkan pinjaman konvensional dan syariah.

Kehadiran Finansial teknologi berbasis syariah memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih layanan jasa pinjaman online tanpa jaminan. Jadi kita tidak melulu harus pinjam uang di fintech konvensional yang syarat akan bunga.

Masyarakat Indonesia mayoritas beragama Islam disinyalir menjadi salah satu pendorong muncul dan berkembangnya jasa peminjaman uang online syariah.

Dalam pinjam meminjam konvensional kita mengenal akad kredit yang syarat akan suku bunga. Suku bunga tersebut merupakan bentuk biaya jasa yang dikenakan oleh pemberi pinjaman kepada penerima pinjaman.

Sementara itu dalam ilmu Islam suku bunga merupakan riba dan haram hukumnya baik bagi peminjam maupun pemberi pinjaman.

Untuk itu sistem keuangan syariah muncul dan berkembang menjawab kebutuhan masyarakat muslim modern dalam memperoleh pinjaman syariah online.

Oleh sebab itu lembaga keuangan syariah tidak mengenal pinjam meminjam melainkan telah disetarakan menjadi produk pembiayaan.

Produk pembiayaan sendiri tidak jauh berbeda dengan pinjam meminjam namun telah melalui inovasi. Lembaga keuangan berperan sebagai pemberi dana talangan yang bisa dimanfaatkan nasabah untuk pembelian barang dan jasa.

Atas jasa pembiayaan tersebut nasabah akan dikenakan biaya sewa atau biaya jual beli. Di Indonesia sendiri akad jual beli dan akad sewa menjadi akad yang banyak digunakan dalam sistem pembiayaan.

Sayangnya produk keuangan konvensional telah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini kemudian banyak menimbulkan ketidakpahaman sehingga pembiayaan syariah sering disamakan dengan produk pinjaman atau kredit syariah.

Jika dulu kita mengenal pinjaman syariah hanya bisa diperoleh melalui perbankan syariah seperti Bank Muamalat, BNI Syariah, hingga BRI Syariah. Kini produk keuangan syariah juga ditawarkan oleh perusahaan non bank secara online.

Pembiayaan atau Pinjaman syariah tanpa riba kini menjadi pilihan bagi masyarakat dalam upaya memperoleh dana talangan secara online.

Baca Juga: Pengajuan Dadakan, Pinjaman Uang Lewat HP

pinjaman online syariah tanpa bunga 2020

9 Pinjaman Syariah Online 2019

1. Ammana

Ammana Adalah platform fintech pinjaman syariah online dari PT Ammana Fintek Syariah. Perusahaan finansial teknologi berbasis syariah ini termasuk yang pertama terdaftar di OJK.

Sebagai fintech ternama, Ammana memiliki misi untuk mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia.

Bentuk dorongan tersebut diwujudkan dengan diluncurkannya aplikasi pinjaman online syariah Ammana guna menjebatani UMKM dengan para pemberi pinjaman.

Harapannya Ammana dapat menjadi platform fintech syariah yang bermanfaat bagi UMKM dalam upaya memperoleh pinjaman dana yang halal melalui sistem pendanaan bersama.

Disamping menawarkan pembiayaan bagi UMKM, Ammana juga dapat dijadikan sebagai tempat berinvestasi online dengan memberikan pendanaan bagi UMKM yang mencari pinjaman modal.

Sistem pinjaman syariah yang ditawarkan Ammana tidak jauh beda dengan sistem pinjam meminjam online melalui platform P2P Lending konvensional.

Pada tahap awal, UMKM yang membutuhkan tambahan modal mengisi formulir pengajuan pinjaman sesuai ketentuan.

Jika pengajuan tersebut memperoleh persetujuan profil dan kebutuhan dana akan ditayangkan dalam halaman pencari pembiayaan.

Pada proses penggalangan dana ini pendana atau investor dapat melihat profil termasuk scoring yang diberikan oleh Ammana.

Jika penggalangan pendanaan bersama telah penuh, dana tersebut akan disalurkan kepada UMKM yang sebelumnya mengajukan pembiayaan.

Bagi Anda yang membutuhkan tambahan modal usaha, aplikasi pinjaman syariah online Ammana bisa jadi alternatif yang layak dicoba.

2. DanaSyariah

Dana Syariah adalah pinjaman syariah online yang diselenggarakan oleh PT Dana Syariah Indonesia.

Perusahaan fintech yang satu ini telah terdaftar di OJK sejak 8 Juni 2018 dengan nomor tanda terdaftar S-384/NB.213/2018.

Sama halnya dengan fintech pinjaman syariah Ammana. Anda dapat memanfaatkan DanaSyariah sebagai tempat mencari pinjaman uang tunai tanpa riba atau sebagai investor.

Jika Anda berperan sebagai pelaku usaha dan ingin mengajukan pembiayaan modal usaha melalui Danasyariah caranya cukup mudah.

Pertama Anda harus mendaftarkan diri sebagai member atau penerima pembiayaan. Selanjutnya Anda harus mengajukan proposal kebutuhan pinjaman modal sesuai dengan ketentuan.

Tahap berikutnya tim Danasyariah akan memberikan penilaian termasuk melakukan survey terhadap kegiatan dan lokasi usaha Anda.

Jika pengajuan Anda layak menerima pendanaan, perjanjian awal akan dibuat dan proposal Anda akan ditampilkan sebagai salah satu pencari pembiayaan.

Proses pencarian dana ini membutuhkan waktu selama 30 hari dan dana akan dicairkan setelah penggalangan dana terpenuhi.

Sebelum pencairan dana penerima pembiayaan juga akan menandatangani akad syariah sesuai ketentuan yang berlaku.

Disamping dapat dimanfaatkan sebagai platform pencarian pinjaman online syariah, Danasyariah juga bisa jadi tempat berinvestasi yang aman. Anda dapat mendaftarkan diri sebagai pemilik dana melalui portal Danasyariah.

Jika Anda telah terdaftar sebagai member, berikutnya Anda bisa melihat usaha-usaha yang membutuhkan pembiayaan melalui portal penggalangan dana yang sedang berlangsung.

Dalam halaman tersebut Anda bisa melihat pelaku usaha yang membutuhkan pendanaan sekaligus mengetahui imbal bagi hasil serta periode atau tenor pembiayaan.

Jika sudah melakukan pendanaan (deposito) Anda bakal menerima hasil bagi pada tiap-tiap tanggal yang telah ditentukan.

Pengembalian pokok pinjaman yang Anda serahkan dilakukan sesuai jadwal pengembalian atau jangka waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.

3. Danakoo

Danakoo merupakan pinjaman syariah online yang bisa Anda jadikan sebagai alternatif pinjaman tanpa riba selanjutnya.

Platform fintech syariah yang diselenggarakan oleh PT Danakoo Mitra Artha telah memiliki nomor tanda terdaftar OJK sejak 1 Februari 2019.

Anda dapat memanfaatkan Danakoo sebagai sarana memperoleh pembiayaan online & investasi syariah.

Danakoo adalah fintech P2P Lending syariah yang mempertemukan antara pencari pinjaman dan investor yang berminat memberikan pinjaman bagi pelaku usaha dengan tetap mengedepakan prinsip syariah.

Cara pinjam uang melalui platform Danakoo mudah dan tidak ribet. Prosesnya Anda cukup mengisi formulir pendaftaran dan mengajukan proposal pembiayaan sesuai dengan formulir yang telah disediakan.

Tahap selanjutnya, pihak Danakoo akan memberikan verifikasi dan penilaian terhadap permohonan Anda. Jika pengajuan awal disetujui, Danakoo akan menampilkan profil usaha dan project yang Anda buat agar memperoleh pendanaan.

Pencairan dana bisa dilakukan jika nominal pengajuan Anda telah terpenuhi 100% dengan waktu maksimal 7 hari.

Jenis pinjaman syariah online yang ditawarkan Danakoo cukup beragam. Anda bisa ajukan pinjaman multiguna, multijasa, pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan investasi dengan plafon beragam pula.

Sementara itu jika Anda berminat menjadi seorang investor untuk memberikan pendanaan terhadap pencari pinjaman langkahnya juga sederhana. Cukup dengan Rp 1 juta Anda sudah bisa berinvestasi dengan sistem syariah.

4. Investree Syariah

Fintech Investree menjadi salah satu perusahaan pinjam meminjam berbasis teknologi yang cukup populer. Selain kehadirannya tergolong sudah lama fintech ini juga telah memperoleh izin dari Otoritas jasa Keuangan.

Investree memang tidak hanya menawarkan pinjaman online syariah namun juga memungkinkan pengguna mengajukan pembiayaan konvensional. Hal ini memberikan pilihan bagi pencari pinjaman maupun investor yang ingin mencari pinjaman maupun investasi online.

Melalui Investree Anda dapat mengajukan pembiayaan modal kerja dengan prinsip syariah, proses cepat dan aman. Dengan demikian Anda dapat terhindar dari riba karena sistem pembiayaan syariah tanpa bunga dan dilakukan dengan akad sesuai prinsip syariah.

Demikian pula bagi investor yang ingin menjadikan uang sebagai sumber penghasilan. Investor bisa memilih secara fleksibel pendanaan konvensional maupun syariah.

Baca Juga: Koinworks Salurkan Pinjaman Rp 150 Miliar Per Bulan, UangTeman Dapat Izin OJK

5. Duha Syariah

Jika keempat fintech pinjaman syariah online di atas mayoritas menawarkan pembiayaan bagi pelaku usaha beda halnya dengan Duha Syariah.

Fintech yang diselenggarakan oleh PT Duha Madani Syariah ini cenderung menawarkan pembiayaan untuk kebutuhan konsumtif. Khususnya pembelian barang/ jasa dan perjalanan umroh melalui ecommerce dan marketplace yang telah memiliki kerjasama dengan Duha Syariah.

Menariknya limit kredit yang ditawarkan Duha Syariah cukup besar. Anda bisa ajukan pembiayaan hingga Rp 20 juta untuk pembelian barang/ jasa. Sedangkan buat pembiayaan umroh dan wisata halal Anda bisa ajukan pinjaman sampai Rp 30 juta.

Pembiayaan khusus buat perjalanan umroh dan wisata halal bisa Anda cicil dengan pilihan waktu 12 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan. Sedangkan pinjaman syariah untuk pembelian barang dan jasa pilihan jangka waktunya mulai 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, hingga 12 bulan.

Duha Syariah menjadi fintech terbaru yang menawarkan fasilitas pembiayaan berbeda. Sebagai tambahan informasi fintech ini telah terdaftar OJK pada 20 April 2019 yang lalu.

6. Qazwa.id

Qazwa atau PT Qazwa Mitra Hasanah adalah penyelenggara pinjam meminjam berbasis teknologi informasi sesuai hukum syariah.

Qazwa memberikan fasilitas pinjaman syariah online tanpa riba bagi pelaku UMKM untuk memenuhi kebutuhan produktif.

Sistem pembiayaan Qazwa memanfaatkan skema chain financing dengan memanfaatkan sistem relasi pasokan bisnis peminjam. Untuk itu fasilitas pinjaman tanpa riba ini sangat direkomendasikan bagi pemasok barang, pemilik toko, maupun agen terverifikasi.

Mekanisme pengajuan pinjaman syariah ini cukup mudah dilakukan. Bagi pemasok barang Anda bisa mengajukan dengan mendaftarkan distributor dan pembeli tetap serta bukti transaksi melalui sistem Qizwa.

Berikutnya, Qizwa akan melakukan verifikasi dan memproses aplikasi kredit yang Anda ajukan dan memberikan pembiayaan melalui akad yang sesuai.

Sebagai P2P Lending Syariah, Pembiayaan Qazwa diberikan dengan dua akad yakni akad murabahah dan mudharabah.

7. Bsalam

Hampir mirip dengan Dana Syariah, Bsalam adalah P2P Lending syariah yang berkonsentrasi memberikan pembiayaan bagi penyelenggara umroh dan penyelenggara ibadah haji khusus.

Cara kerja Bsalam tidak jauh berbeda dengan sistem P2P Lending konvensional yang mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman. Bedanya, Bsalam hanya memberikan kesempatan bagi penyelenggara haji dan umroh untuk mengajukan pembiayaan.

Fasilitas pinjaman syariah online Bsalam sangat cocok bagi perusahaan Penyelenggara perjalanan ibadah umroh dan haji yang membutuhkan pinjaman modal. Khususnya dalam urusan pemberangkatan anggota jamaah yang telah mendaftarkan diri.

Perusahaan penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umroh dapat memanfaatkan fasilitas pinjaman Bsalam dengan maksimal pembiayaan Rp 500 juta untuk kali pertama pengajuan.

Di lain sisi, Basalam juga bisa Anda jadikan sebagai alternatif investasi dengan modal minimum Rp 3 juta.

8. Alami Sharia

Jika beberapa pinjaman syariah online di atas belum sesuai dengan pembiayaan yang Anda harapkan, mungkin saja pinjaman Alami Sharia bisa jadi jawabannya.

Alami adalah P2P Lending syariah yang fokus mempertemukan pelaku UKM dengan pendana atau pemberi pembiayaan.

Melalui Artificial Intelligence (AI) Alami digadang-gadang mampu menganalisis data dan memberikan penilaian terhadap kualitas dan kredibilitas permohanan pembiayaan.

Sistem tersebut kemudian menciptakan yang dimanifestasikan dalam analisa profil risiko. Profil risiko inilah yang nantinya menentukan besar kecilnya ujrah (fee) yang dikenakan bagi penerima pembiayaan.

Di samping terdaftar dan diawasi OJK, Alami juga telah melakukan korespondensi dari Dewan Syariah Nasiona MUI serta terdaftar pada Kominfo.

Adapun syarat mengajukan pembiayaan melalui Alami diantaranya:

  • Calon penerima pembiayaan merupakan CV, Yayasan, atau PT yang tidak bertentangan dengan syariat islam.
  • Lokasi usaha berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, atau Bekasi dan telah berusia minimal 1 tahun.
  • Memiliki jaminan personal dan atau giro mundur yang akan dijaminkan
  • Mengisi proposal pengajuan pembiayaan dengan melampirkan rekening koran dan laporan keuangan.

Nah bagi Anda pelaku UKM yang telah memiliki legalitas baik dalam bentuk Yayasan, CV, maupun PT bisa memanfaatkan fintech Alami untuk memperoleh tambahan modal kerja.

Nilai pembiayaan yang ditawarkan Alami sangat fleksibel mulai Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar dengan ketentuan pembiayaan maksimal 80% dari nilai invoice.

9. Syarfi

Syarfi adalah P2P Lending pinjaman Syariah online yang diselenggarakan oleh PT Syarfi Teknologi Finansial.

Guna meningkatakan perekonomian umat islam Syarfi hadir sebagai perantara yang menghubungkan antara pendana dari berbagai negara dengan masyarakat Indonesia yang membutuhkan pembiayaan.

Disamping bertujuan meningkatkan perekonomian umat islam, pendiran fintech Syarfi juga dimaksudkan untuk memberantas Riba.

Hingga saat ini Syarfi menawarkan empat jenis pembiayaan yakni pembiayaan barang, jasa, usaha, dan pembiayaan syariah.

Anda dapat memanfaatkan salah satu produk tersebut untuk memenuhi kebutuhan keuangan sesuai syariat islam.

Khusus pembiayaan jual beli barang dan jasa ditawarkan dengan akad Murabahah dan Ijarah. Tenor yang bisa dipilih mulai 1 hingga 12 bulan dengan ujroh 3-6% dari jumlah pembiayaan.

Proses verifikasi dan persetujuan diberikan dalam waktu 4 hari yang kemudian akan masuk ke masa penawaran dengan waktu maksimal 14 hari. Jika pembiayaan telah terpenuhi, Anda akan menerima dana setelah mengikuti prosedur yang ada.

Bagi Anda yang sedang mencari pinjaman syariah online bisa saja mengajukan pembiayaan di Syarfi dengan syarat berikut:

  • KTP dan Kartu Keluarga.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Surat keterangan kerja atau SK pengangkatan pegawai bagi karyawan.
  • Surat izin usaha dan laporan keuangan selama 1 tahun terakhir bagi wiraswasta.
  • Surat izin praktik dan laporan keuangan selama 1 tahun terakhir bagi profesional.
  • Rekening korang selama 3 bulan terakhir.

Kehadiran Syarfi dalam menawarkan layanan fintech syariah memberikan kesempatan bagi siapa saja baik karyawan, wiraswasta, maupun profesional dalam memperoleh peinjaman online tanpa riba.

Dari sembilan fintech di atas Anda bisa memilih salah satu diantaranya untuk memperoleh pembiayaan sesuai kebutuhan.

Meski kehadiran fintech memberikan kemudahan bagi Anda mencari pinjaman syariah online. Bukan berarti Anda bisa ajukan pembiayaan tanpa pertimbangan. Mengedepankan sikap kehati-hatian serta hukum yang berlaku menjadi langkah bijak sebelum pinjam uang.


Munandar

Mengawali karier sebagai seorang Marketing KTA memaksa saya harus terjun ke dunia digital hingga terdampar di sini. Simak terus tips dalam coretan saya di hiduphemat.com.