Gadai Ijazah di Pegadaian 2020, Apa Saja Syaratnya?

Diposting pada

Ijazah merupakan sertifikat yang berfungsi sebagai bukti kesertaan seseorang pada tingkat pendidikan tertentu. Karena keberadaannya sangat penting, bisa saja ijazah dijadikan sebagai jaminan pinjaman. Namun apakah gadai ijazah di Pegadaian saat ini bisa dilakukan?

Ijazah Sebagai Jaminan Pinjaman

Meski tidak sering terdengan, namun ijazah menjadi salah satu dokumen berharga yang dapat digadaikan. Hal ini memang jarang terdengar untuk saat ini. Namun pada masa lalu lembaga keuangan mulai dari pergadaian, koperasi, hingga bank banyak lho yang menerima pinjaman jaminan ijazah.

Sebagai agunan kredit, Ijazah berfungsi sebagaimana jenis aset berharga lain seperti BPKB Mobil, Sertifikat Rumah, maupun Sertifikat Tanah. Jadi jika seseorang menggadaikan ijazah dan tidak mampu mengembalikan pinjaman maka dokumen tersebut akan disita oleh pihak gadai/ pemberi pinjaman.

Jika dilihat dari risiko, gadai ijazah memang memiliki tingkat risiko tinggi dimana dokumen tersebut tidak bisa digandakan keabsahaannya. Jika seseorang kehilangan ijazah bisa-bisa akan sulit memperoleh pekerjaan. Bahkan riwayat pendidikan orang tersebut akan terhapus lantaran tidak memiliki surat tamat belajar pada jenjang pendidikan tertentu.

Syarat Gadai Ijazah

Sebelum lebih lanjut membahas tentang gadai ijazah di Pegadaian, tidak ada salahnya jika kita pahami terlebih dahulu tentang syarat gadai ijazah. Ijazah sebagai jaminan pinjaman memang tidak dilarang. Namun jika melihat nilai ekonomisnya ijazah tidak dapat diperjual belikan sehingga nilai pinjaman tidak bisa disamakan dengan jenis pinjaman lainnya. Namun jika dalam kondisi darurat dan tidak punya aset lain selain ijazah, apa boleh buat? Gadai ijazah sah saja dilakukan untuk memperoleh sejumlah pinjaman uang.

Lantas apa saja syarat gadai ijazah? Berikut beberapa hal penting yang wajib anda perhatikan sebelum menggadaikan ijazah.

1. Tahun Penerbitan Ijazah

Tahun terbit ijazah sangat penting artinya jika seseorang ingin menggadaikan ijazah. Pasalnya institusi keuangan yang menerima gadai ijazah biasanya hanya menerima ijazah yang dikeluarkan maksimal tiga tahun terakhir.

Sebagai contoh, jika anda ingin mengajukan pinjaman jaminan ijazah pada tahun 2020 maka maksimum ijazah tersebut dikeluarkan pada tahun 2017. Untuk itu sebelum mengajukan gadai ijazah ada baiknya anda perhatikan tahun terbit dokumen tersebut.

2. Ada Perjanjian Utang Piutang

Setiap pinjam meminjam terdapat perjanjian tertulis. Demikian pula dalam gaji ijazah harus ada perjanjian tertulis dan ditandatangani oleh pihak peminjam dengan pihak gadai/ pemberi pinjaman.

Hal ini penting diperhatikan siapa saja saat mengajukan pinjaman jaminan ijazah agar dapat menghindari permasalah di kemudian hari.

3. Syarat Dokumen

Gadai ijazah bisa dibilang mirip dengan pinjaman BCA jaminan sertifikat rumah. Pun demikian dalam hal persyaratan pengajuan. Menggadaikan ijazah juga wajib melengkapi dokumen yang diperlukan.

Berikut berkas dokumen yang perlu dipersiapkan saat mengajukan pinjaman jaminan ijazah.

  • Identitas diri berupa Fotokopi Kratu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM).
  • Fotokopi Kartu Keluarga atau KK sebagai identitas keluarga dan ahli waris.
  • Fotokopi Akte Kelahiran terkadang juga wajib disertakan untuk memastikan keabsahan ijazah.
  • Ijazah asli yang hendak digadaikan.

4. Jangka Waktu Pembayaran

Pada jenis kredit, jangka waktu pembayaran juga dikenal sebagai tenor pinjaman. Yakni jangka waktu bagi peminjam untuk mengembalikan uang pinjaman kepada pemberi pinjaman.

Pada umumnya ketentuan waktu pembayaran gadai ijazah hampir sama dengan gadai barang bergerak di PT. Pegadaian yakni sekitar empat bulan atau 120 hari.

Sebagian lembaga gadai menerapkan sistem perpanjangan dimana pinjaman bisa diperpanjang bila si peminjam belum mampu mengembalikan dana pada saat jatuh tempo pembayaran.

Meski demikian, prosedur pemberian perpanjangan jangka waktu akan berjalan professional dan tidak menutup kemungkinan menimbulkan biaya baru yang dibebankan bagi debitur.

Kelebihan Gadai Ijazah

Pinjaman jaminan ijazah memang memiliki keunggulan tersendiri. Berikut beberapa kelebihan sistem gadai ijazah:
Nilai Ekonomis Agunan yang Cukup Rendah

Sebagai barang jaminan ijazah memiliki nilai ekonomis yang cukup rendah. Bahkan dokumen penting tersebut tidak akan laku dijual kepada orang lain.

Namun demikian keberadaan ijazah bagi si empunya akan sangat penting artinya. Karena di Indonesia ijazah menjadi salah satu bukti pendidikan yang menjadi persyaratan mencari pekerjaan.

1. Mudah dan Simple

Berbeda dengan sertifikat rumah dan BPKB pinjaman jaminan ijazah bisa dilakukan dengan mudah dan simple. Jika sertifikat rumah biasanya memerlukan PBB sebagai salah satu dokumen persyaratan hal tersebut tidak berlaku bagi agunan ijazah.

Persyaratan yang diperlukan sangat mudah karena hanya berbentuk dokumen identitas seperti KTP, SIM, KK, dan Akte Lahir.

2. Nilai Pinjaman Berdasar Jenis Ijazah

Di Indonesia, masing-masing jenjang pendidikan memiliki ijazah berbeda. Hal ini bisa menjadi keanekaragaman jenis ijazah yang digadaikan. Beberapa ijazah yang banyak dijadikan jaminan diantaranya:

  • Ijazah SD yakni sertifikat sebagai bukti telah tamat mengikuti jenjang pendidikan Sekolah Dasar.
  • Ijazah SMP adalah sertifikat bukti tamat belajar dari jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama.
  • Ijazah SMA adalah sertifikat bagi yang telah menamatkan jenjang pendidikan Sekolah Menangah Atas.
  • Ijazah S1 merupakan bukti tamat belajar bagi seseorang yang telah selesai kuliah strata 1.
  • Ijazah S2 adalah bukti sertifikat untuk jenjang pendidikan strata 2.
  • dsb

Kekurangan Gadai Ijazah

Beda bentuk jaminan beda pula kelebihan dan kekurangannya. Demikian halnya dalam gadai ijazah yang memiliki kekurangan berbeda dengan pinjaman jaminan BPKB maupun Sertifikat Rumah. Berikut beberapa kekurangan pinjaman jaminan ijazah.

1. Plafon Pinjaman Kecil

Sebagaimana yang telah kita singgung di atas. Ijazah memiliki nilai ekonomis kecil karena tidak laku diperjual belikan pada orang lain. Wajar jika sebagaia gunan pinjaman ijazah hanya dinilai murah. Jangan berharap bisa mencairkan pinjaman Rp 100 juta.

Untuk memperoleh pinjaman Rp 10 juta saja kiranya tidak bisa didapatkan dengan jaminan ijazah. Mengingat hal tersebut kemungkinan gadai ijazah hanya akan dinilai antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

Dengan nilai pinjaman segitu sebenarnya masih banyak tempat memperoleh dana tambahan saat ini. Misalnya seperti pinjaman uang online tanpa jaminan dimana syarat pengajuan tidak membutuhkan jaminan apapun.

2. Tenor Pinjaman Pendek

Jangka waktu pembayaran gadai biasanya diberikan mulai 14 hari sampai 120 hari. Hal ini bisa jadi sebuah sebuah kekurangan bagi Anda yang mencari pinjaman dengan tenor di atas 1 tahun. Untuk itu perlu kiranya anda pertimbangkan jangka waktu gadai ijazah tersebut sebelum mengambil keputusan.

3. Tidak Ada di Bank

Jika Anda berniat gadai ijazah di Bank Mandiri, atau gadai ijazah di Bank BRI tentu saja tidak bakal menemukan produk tersebut. Karena saat ini institusi perbankan tidak lagi menerima ijazah sebagai jaminan kredit. Bila pilihan tersebut Anda pilih lantaran ketidaktersediaan aset agunan lain toh bisa mencoba Kredit Tanpa Agunan misalnya KTA BRI 2020 untuk Karyawan atau BCA Personal Loan.

4. Skala Kedaerahan

Berbeda dengan produk pinjaman bank konvensional, gadai ijazah biasanya hanya diterima oleh lembaga keuangan yang bersifat kedaerahan. Sebagai contoh bila Anda tinggal di Kota Surabaya maka hanya bisa memilih tempat gadai ijazah di Surabaya (perusahaan lokal).

Demikian halnya bagi Anda yang tinggal di wilayah Jogja, Bekasi, Cikarang, Gresik, maupun Jakarta, hanya bisa memilih lembaga keuangan lokal. Itupun tidak mudah dicari karena memang saat ini jarang sekali lembaga yang menerima pinjaman jaminan ijazah.

Gadai Ijazah di Pegadaian Apakah Bisa?

Menurut Sahabat Pegadaian, ijazah bukan solusi terbaik sebagai jaminan kredit karena memiliki risiko bagi kedua belah pihak. Sebagai Bada Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pegadaian tidak menerima ijazah sebagai barang gadai.

Untuk itu ada baiknya Anda urungkan niat untuk gadai ijazah di Pegadaian sebelum terlanjur mendatangi kantor perwakilan. Sebagai gantinya Anda bisa menggadaikan barang bergerak lainnya seperti berikut:

1. Kendaraan Bermotor

Era jalan kaki di Indonesia saat pergi ke suatu tempat kiranya sudah mulai ditinggalkan. Mayoritas jalan di Indonesia saat ini sudah didominasi dengan kendaraan bermotor baik Seperda Motor, Mobil, hingga Truk.

Hal tersebut membuktikan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia saat ini telah memiliki kendaraan pribadi sebagai alat trasportasi. Ketika hendak mengajukan pinjaman uang ke Pegadaian, Anda bisa menggadakan kendaraan pribadi baik Sepeda Motor maupun Mobil.

2. BPKB Motor dan Mobil

Jika menggadaikan kendaraan terasa sangat memberatkan karena jadi alat trasportasi sehari-hari, Anda masih punya pilihan lain yakni gadai BPKB Motor dan Mobil.

BPKB sebagai bukti kepemilikan kendaraan yang sah dapat anda jadikan jaminan saat membutuhkan dana darurat. Pengajuan gadai BPKB Motor dan Mobil di Pegadaian sendiri sangat mudah dilakukan. Bahkan gadai BPKB di Pegadaian bisa dilakukan dalam 15 menit

3. Barang Elektronik dan Gadget

Barang elektronik di rumah seperti Kulkas, Televisi, Kamera Digital, dan Radio bisa saja Anda jadikan jaminan pinjaman di Pegadaian. Anda bisa menggadaikan barang tersebut karena termasuk jenis barang bergerak yang diterima PT. Pegadaian.

Bahkan saat ini bila anda memiliki smartphone/ Gadget bisa juga kok diagadaikan untuk memperoleh sejumlah pinjaman uang.

4. Emas dan Perhiasan

Cincin nikah maupun emas batangan bisa jadi alternative paling tepat bila Anda memilikinya. Hal ini karena emas menjadi barang bergerak dengan nilai juga cukup tinggi sehingga dapat digadaikan dengan nominal cukup tinggi.

Beberapa barang di atas menjadi barang yang dapat digadaikan di Pegadaian sekaligus dapat jadi alternative gadai ijazah di Pegadaian yang tidak bisa.

One thought on “Gadai Ijazah di Pegadaian 2020, Apa Saja Syaratnya?

Comments are closed.