Dana KUR BNI 2019 Naik Jadi Rp 17 Triliun

dana kur bni 2019

PT Bank Negara Indonesia Tbk atau Bank BNI mendapatkan alokasi dana KUR 2019 sebesar Rp 17 Triliun. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jatah tersebut naik lebih 25,9% dimana pada tahun ini BNI mendapatkan alokasi dana KUR Rp 13,5 triliun. Menariknya, jatah dana sebesar Rp 13,5 triliun tersebut 100% telah tersalurkan pada pelaku UMKM.

Catur Budi Harto selaku Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI, kredit mikro terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih memiliki potensi cukup besar. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang membutuhkan jenis pinjaman tersebut.

Dana KUR BNI 2019 Naik

Adanya subsidi bunga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memperoleh pinjaman dengan bunga rendah. Bahkan program KUR sengaja diluncurkan untuk memudahkan pelaku UMKM di Indonesia memperoleh akses pinjaman dari perbankan.

Sebagaimana yang kita ketahui selama ini, minimnya pertumbuhan usaha mikro salah satunya disebabkan sulitnya pelaku usaha mengakses pinjaman modal kerja dari perbankan karena keterbatasan jaminan.

Sebelumnya, dalam pembacaan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN 2019 beserta Nota Keuangannya di Kompleks Parlemen Kamis (16/8) Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pemerintah mentargetkan subsidi KUR 2019 sebesar Rp 12,2 triliun. Alokasi dana KUR 2019 meningkat jika dibandingkan alokasi dana tahun 2018 sebesar Rp 11,9 triliun. Dari alokasi tersebut, dana KUR BNI 2019 mendapatkan porsi lebih besar di tahun depan yakni Rp 17 triliun.

Jika dibandingkan jatah tahun ini, dana KUR BNI 2019 mengalami peningkatan sebesar Rp 3,5 triliun atau sekitar 25,9%.

dana kur bni 2019

Penyaluran KUR BNI Fokus ke Sektor Produksi

Sebagai salah satu bank penyalur KUR, tahun ini BNI telah menyelesaikan penyaluran dana Rp 13,5 triliun pada pertengahan Oktober yang lalu. Alokasi penyaluran bagi sektor produksi yang telah ditetapkan pemerintah sebesar 40% juga telah terpenuhi BNI. Bahkan menurut Pemimpin Divisi Usaha Kecil BNI Bambang Setyamojo realisasi KUR BNI yang masuk ke sektor produksi telah mencapai 43%.

Karena melampaui target, tahun ini BNI mendapatkan tambahan dana sebesar Rp 3 triliun dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. BNI masih terus meningkatkan penyaluran KUR bagi sektor produksi dengan target 50% dari total anggaran yang diterima.

Guna mewujudkan target tersebut, BNI menyiapkan beberapa strategi penyaluran. Beberapa diantaranya dengan memanfaatkan skema supply chain bagi debitur korporasi. Selain itu, BNI juga melakukan sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara bidang pangan seperti Pertani, PPI, dan Bulog.

BNI juga berupaya menyalurkan KUR bagi petani daerah yang dilakukan secara clustering sambal memberikan pembiayaan bagi sektor jasa pariwisata. Dengan strategi tersebut, BNI optimistis target baru dalam penyaluran KUR dapat terwujud di akhir tahun ini.

1 komentar untuk “Dana KUR BNI 2019 Naik Jadi Rp 17 Triliun”

  1. sy tertarik dengan biaya pinjaman kur ini.cuman sayang harus punya agunan.dan sy dulu pernah nganjuin tp ga ad respon pemerisesan dan confirmasi dr pihak bni.

Komentar ditutup.