Dana KUR 2019 Naik Jadi 12,2 Triliun

dana kur 2019

DanaAsyik.com – Upaya mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) senantiasa dilakukan pemerintah Indonesia. Salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Rencananya pemerintah akan menambah dana KUR 2019 menjadi Rp 12,2 Triliun. Nominal tersebut dialokasikan sebagai subsidi bunga KUR sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden RI dalam pembacaan Nota Keuangan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 di gedung Parlemen (Kamis, 16/8).

Selain menyediakan subsidi KUR lebih besar, pemerintah juga menganggarkan dana sebesar Rp 2 Miliar sebagai dana bergulir bagi Usaha Ultra Mikro (UMi). UMi adalah salah satu lanjutan dari program bantuan sosial guna mewujudkan kemandiran usaha. Sasaran dari pinjaman UMi tidak lain ialah pelaku Usaha Ultra Mikro di segmen bawah yang terkendala modal usaha termasuk dalam mengajukan Kredit Usaha Rakyat.

Dana KUR 2019 Meningkat

dana kur 2019

Baca: Pinjaman Bank DKI untuk Usaha

Jika dibandingkan tahun sebelumnya anggaran Dana KUR 2019 meningkat sekitar Rp 300 miliar dimana tahun 2018 subsidi KUR ditargetkan Rp 11,9 triliun. Kendati pemerintah telah mengalokasikan dana subsidi namun hingga tulisan ini diterbitkan suku bunga KUR 2019 belum ditetapkan.

Peningkatan dana subsidi KUR memberikan angina segar bagi kalangan UMKM di Indonesia dimana mereka dapat mengajukan pinjaman modal kerja dan investasi dengan bunga rendah. Meski diutamakan untuk usaha sektor produksi namun pinjaman KUR dapat diajukan pula oleh para Pedagang.

Meski demikian alokasi dana untuk pedagang dari tahun ke tahun terus ditekan. Rencananya pemerintah akan mentargetkan penyaluran KUR bagi pedagang sebesar 30% atau turun 10% dari tahun sebelumnya.

Bagi UMKM, program Kredit Usaha Rakyat sangat berkontribusi terhadap keberlangsungan dan perkembangan usaha mereka. Ditengah persaingan bisnis di era Masyarkat Ekonomi ASEAN (MEA) UMKM dituntut semakin inovatif dalam menjalankan usaha mereka.

Sebagai tambahan, hingga akhir 31 Juli 2018 realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat telah mencapai Rp 76,1 triliun. Lebih lanjut penyaluran tersebut terbagi dalam tiga sektor yakni KUR Mikro, Kur Kecil, dan KUR bagi TKI.

Secara terperinci penyaluran KUR Mikro telah mencapai Rp 48,2 triliun dengan jumlah penerima 2,6 juta debitur. Sementara itu realisasi KUR Kecil Rp 27,5 triliun dengan jumlah penerima 176 ribu debitur. Sisanya sekitar Rp 284 miliar tersalurkan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia dengan jumlah debitur lebih dari 17 ribu TKI.

Kredit Usaha Rakyat merupakan program pinjaman bagi UMKM untuk membiayai sekaligus mengembangkan usaha yang telah berjalan. Sektor UMKM yang selama ini dikenal sulit memperoleh akses permodalan dari perbankan jadi sangat terbantu atas keberadaan program KUR.

Melalui pinjaman dengan subsidi suku bunga tersebut UMKM lebih mudah mengajukan sekaligus memperoleh pinjaman modal kerja dan investasi dari bank. Dengan tambahan permodalan pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnis yang telah berjalan baik untuk meningkatkan produksi, penjualan, maupun memperluas usaha.

Baca: Tabungan Simpedes BRI

Dengan meningkatnya produksi dan penjualan, secara tidak langsung akan menambah pemasukan dari usaha yang dijalankan pelaku UMKM. Peningkatan produktifitas pastinya bakal menambah laba keuntungan yang berdampak pada tercapainya peningkatan taraf hidup wiraswasta/ UMKM.