Pinjam Uang 10 Juta di Bank BRI

Bank BRI menawarkan produk pinjaman yang variatif dan menawan. Usaha BRI dalam mengakomodir nasabah yang ingin pinjam uang memenuhi segala kebutuhan tergolong sangat inovatif.

Status pekerjaan apapun mulai dari karyawan, professional, maupun wiraswasta bisa saja mengajukan pinjaman Bank BRI melalui produk-produk tertentu.

Misalnya saja, seorang karyawan bisa mengajukan Kredit Tanpa Agunan melalui produk BRIGuna. Sedangkan segmen wiraswasta bisa pinjam uang melalui program KUR maupun KUPEDES.

Lantas berapa cicilan yang harus dibayarkan seandainya kita mengajukan pinjaman Rp 10 juta? Simak simulasi cicilan pinjam uang 10 juta di Bank BRI berikut ini.

Pinjam Uang di Bank BRI

Uang Rp 10 juta memang bukan nominal besar bagi Anda yang berkecukupan. Namun bagi sebagian orang duit segitu sangat berarti, apalagi jika benar-benar membutuhkannya.

Melalui berbagai produk kredit, Anda bisa mengajukan pinjaman 10 juta dan memilih salah satu produk kredit yang paling sesuai dengan status pekerjaan serta kebutuhan Anda.

Sebagai contoh, bila status Anda saat ini merupakan pelaku usaha mikro dan butuh pinjam uang 10 juta untuk keperluan pengembangan usaha.

Fasilitas Kredit Usaha Rakyat sangat cocok Anda ajukan. Selain syarat KUR BRI sangat mudah, Anda juga bakal memperoleh subsidi suku bunga dari pemerintah. Dana tersebut nantinya bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan usaha dan investasi.

Jika kebetulan dana Rp 10 juta yang Anda ajukan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan non produktif, Anda bisa memilih fasilitas Kredit Usaha Pedesaan.

Pinjaman yang lebih dikenal dengan singkatan KUPEDES tersebut boleh diajukan untuk dimanfaatkan secara fleksibel.

Misalnya memenuhi biaya pendidikan, renovasi rumah, maupun pembelian kendaraan.

Sedangkan bagi Anda yang berstatus sebagai karyawan dan PNS/ TNI/ POLRI, fasilitas Kredit Tanpa Agunan telah disediakan BRI.

Melalui produk BRIGuna Anda bisa mengajukan pinjaman di Bank BRI tanpa agunan.

Baca: Pinjaman 1 Hari Cair Tanpa Jaminan

Syarat Pinjam Uang 10 Juta di Bank BRI

Persyaratan mengajukan pinjaman BRI sangat tergantung produk kredit apa yang hendak Anda ambil.

Jika Anda mau pinjam uang untuk kebutuhan usaha melalui Kredit Usaha Rakyat BRI silakan siapkan persyaratan berikut.

  • Calon debitur adalah nasabah layak menerima pembiayaan KUR BRI.
  • Anda harus sudah punya usaha yang telah berjalan minimal selama enam bulan.
  • Calon debitur tidak sedang menerima atau menikmati fasilitas pinjaman dari bank manapun kecuali pinjaman KKB, Kartu Kredit, atau KPR.
  • Mengisi formulir pengajuan dan melengkapi dokumen persyaratan.

Beda halnya dengan syarat pinjaman BRI bagi pelaku usaha mikro. Karyawan yang ingin mengajukan Kredit Tanpa Agunan BRI harus mempersiapkan syarat di bawah ini.

  • Fotokopi KTP, KK dan rekening tabungan BRI.
  • Slip gaji dan surat rekomendasi dari atasan.
  • SK pengangkatan kerja dan NPWP.
  • Pas Foto 4×6 dan dokumen lain bila diperlukan.

Simulasi Cicilan Pinjam Uang 10 Juta di Bank BRI

Dari pengalaman kami, BRI sering menyediakan brosur pinjaman yang bisa Anda peroleh di masing-masing kantor terdekat.

Sebagai contoh perhitungan angsuran bulanan, Anda bisa melihat simulasi cicilan pinjaman BRI berikut ini.

BRI pinjaman 10 juta

Brosur di atas menunjukkan simulasi cicilan pinjaman Kredit Usaha Pedesaan dengan nominal Rp 1 juta hingga Rp 50 juta.

Seandainya pinjam uang 10 juta di Bank BRI, Anda bisa pilih tenor mulai 12-60 bulan dengan simulasi cicilan sebagai berikut.

Brosur Pinjaman BRI 2020

Sebelum mengajukan permohonan kredit, kami sarankan bagi Anda mencari informasi resmi dari marketing atau petugas Bank BRI di kantor layanan terdekat.

Update Pinjaman UMKM BRI 2020

Dilansir dari halaman cnbcindonesi.com selasa, 6 Juli 2020, BRI menjalin kerjasama dengan Jamkrindo dan Askrindo sebagai penjamin kredit yang bakal disalurkan bagi UMKM.

Langkah tersebut merupakan upaya BRI dalam mendukung pemerintah Indonesia untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

Beberapa kriteria debitur yang bakal memperoleh penjaminan diantaranya merupakan pelaku UMKM, plafon kredit maksimum Rp 10 miliar, dan dengan tenor paling lama 3 tahun.

Disamping itu, kriteria lain yakni memiliki kolekbilitas performing loan dan tidak termasuk dalam daftar hitam nasional.